Posted in Harga

Harga Kulkas Di Lazada

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebutkan akan menerbitkab aturan berkenaan penggabungan atau peleburan business perusahaan terbuka. Aturan ini dapat berbentuk Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Aturan tersebut yakni penyempurnaan dari keputusan pada awal mulanya & nantinya proses penggabungan & peleburan perusahaan lebih sederhana. Regulator menyebut, POJK ini sudah lewat uji publik yg berhenti terhadap 22 Agustus 2016. Deputi Komisioner Pengawas Pasar Bekal II OJK Noor Rachman menyampaikan, di dalam regulasi yg baru tersebut terdapat pengelompokan bisnis yg pada awal mulanya jadi satu.

“Ini penyempurnaan aturan saja,” kata Noor Rachman dikala ditemui di Bursa Resiko Indonesia (BEI), Jumat (26/8/2016). Menurut Noor Rachman, terhadap peraturan tersebut mengelompokkan peraturan yg lalu menjadi menjadi satu seperti penggabungan dua Perusahaan Terbuka (Tbk). diluar itu, aturan ini serta mengelompokkan penggabungan antara perusahaan terbuka & non terbuka.

“Jadi peraturan dahulu satu peraturan, Terbuka (Tbk) ke Tbk, Tbk & non Tbk menjadi satu. Waktu Ini dipermudah, apabila Tbk & Tbk disendirikan,” sebut Noor Rachman. Lebih lanjut, Noor Rachman menjelaskan, salah satu kemudahan dalam regulasi itu ialah kemudahan buat penggabungan antara induk bisnis & anak bisnis.

Bicara panganan, tentu ada yang kenal KFC, ya resto penyedia menu serba ayam. Harga KFC tersedia berdasarkan ukuran dan paket menu yang anda inginkan, dimulai dari Harga KFC yang murah sampai yang mahal. Namun jika di daerah pedesaan KFC tidak sepenting sembako. Meski Harga Sembako mahal, pasti tetap diburu oleh masyarakat karena memang kebutuhan pokok, Harga Sembako yang mahal bukanlah halangan. Yang menjadi halangan adalah ketika Harga PS4 mahal, tetapi memang dari sononya sudah mahal Harga PS 4 itu.

“Tbk & Tbk peraturan sendiri harganya segala macam telah ada. Bila merger anak & induknya itu seandainya dipunyai 99 % tak butuh dinilai lagi. Menjadi dipermudah prosesnya,” ungkap Noor Rachman.

Hasil Survei Harga Properti Residensial (SHPR) oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Propinsi Bali di kuartal II 2016, mengindikasikan adanya perlambatan pertumbuhan harga properti residensial kepada pasar primer.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s